Review Sumoboo: bermula dari kegiatan di hari minggu

Setelah bercerita tentang pengalaman saat mengikuti Family Gathering minggu lalu bersama rekan Unit Bisnis tempat saya bekerja saat ini, tema cerita postingan saya kali ini masih sama, yakni jelen-jelen. Tapi ya agak beda juga sih, kalo minggu lalu ceritanya jalan keluar kota (meskipun cuman mampir ke tetangga sebelah aja) cerita kali ini bertemakan jalan-jalan di sekitar wilayah kota kelahiran yaitu Jakarta Pusat. Meskipun latepost tapi masih better kan buat di ceritain ? hehe. yuk simak cerita saya kali ini 😀

Adalah tempat yang dinanti oleh kebanyakan orang yang selama lebih dari separuh harinya dihabiskan di tempat ia bekerja: Car Free Day (CFD)-begitu biasa disebutnya- tempat ini juga menjadi tempat yang saya dan ibu saya sukai untuk menghabiskan akhir pekan. Sebisa mungkin kita meluangkan waktu untuk sekedar jalan sehat di hari minggu pagi di sekitaran jalan mh. thamrin Jakarta pusat ini.

Setelah sekian minggu saya absen ikut olahraga sama ibu karena malas lebih memilih untuk leyeh-leyeh dirumah maksudnya :D, kemarin boleh dibilang saya akhirnya memiliki semangat untuk join olahraga lagi sama ibu. Dan bisa dibilang hanya sekejap saja kami berolahraga di jalan thamrin tsb. Biasanya kalau cfd an hari minggu saya dan ibu menghabiskan waktu sekitaran 4 jam (min. jam 10 siang baru sampai dirumah). Kemarin cukup 3 jam saja menghabiskan waktu buat jalan sehat, itupun kami tutup dengan agenda sarapan pagi di daerah Jalan garuda Sop Sapi favorit keluarga (kapan-kapan saya review ya makanannya). Sampai di rumah lantas saya beristirahat dan bermain laptop.

Sampai dengan siangnya saya menghadiri tasyakuran pernikahan teman SMP saya yang akrab dipanggil dengan laras. Metode pernikahan teman saya ini boleh dibilang unik dan berbeda dari resepsi yang biasanya saya datangi. Iya, antara tamu yang datang (laki dan perempuan) dipisahkan. Pengantin pria menyambut hangat tamu pria yang ikut memberikan restu, sedangkan pengantin wanita hangat menyambut tamu wanita yang hadir disana juga. Sederhana tapi menawan 🙂

Saya hadir ditempat sekitar pukul 1 siang, sebelum saya berangkat kondangan tiba-tiba saya di telpon oleh teman saya Mbak Rika yang mengajak saya untuk ketemuan di Grand Indonesia (GI), Sumoboo (tempat makan dessert) disana. Saya mengiyakan untuk pergi kesana setelah saya selesai kondangan ke teman saya tsb. Sampai jam 2 siang saya masih ditempat kondangan (maklum kalo ketemu temen lama pasti bawaannya lupa waktu penginnya ngobrol mulu) ehhehe. Untung saya masih diingatkan sama HP dan juga telpon dari doi (maaf ya kak lamoo) 😀

Sekitar pukul 2.15 siang saya akhirnya berangkat ke GI menggunakan jasa ojek online yang lagi ngehits –gojek- bermodalkan uang 15k saja, Alhamdulillah saya bisa sampai di tempat tujuan dengan selamat. Sesampainya di GI saya langsung menghampiri kak Rika yang sedang makan di Yoshinoya, West Grand Indonesia Lt. 3A. (lokasinya berseberangan dengan Sumoboo). Saat saya sampai Mbak Rika ini sudah selesai dengan makanannya dan langsung cuss mengajak saya nyeberang ke Sumoboo, tempat yang kami sepakati untuk dikunjungi.

Karena pilihan menu yang menjadi favorite disana terlalu banyak isinya dan saya faham kondisi perut saya tidak kuat menampung dessert sebanyak itu, akhirnya dessert Grass Jelly menjadi pilihan saya. Dessert tersebut berisi Grass Jelly, Bomb Ball (Pearl) dan Ice Cream rasa Vanilla.  Mbak Rika pun memesan menu yang sama dengan saya, hanya saja rasa ice cream yang dipilihnya adalah green tea. Menu dessert yang kami pilih ini hanya menggocek kantong sebesar 29k (before tax surely).

IMG_9858

Dan inilah review saya terkait dengan Sumoboo ini.

Jujur saja ini kali pertamanya saya mampir di tempat makan dessert ini :D, tapi saya ketagihan dengan menu yang saya pilih lho (biasanya sih kalo sekali aja udah puas sama satu menu, besok-besok kalo mampir lagi ke restoran yang sama, menu yang saya pilih juga bakalan sama) ya begitulah saya rada susah move on-nya *lho?* hehehe :D. Tempatnya juga lumayan nyaman, di meja ada tissue dan pilihan warna cat di resto nya juga fresh, hijau muda. Jadi bikin betah anak muda buat mampir 😀 (sebenernya gak gitu juga sih, ada juga emak-emak atau bapak-bapak yang mampir disana soalnya) hihihi.

Rasa dessertnya unik. Selain ketiga bahan yang sudah saya sebutkan diatas ternyata ada tambahan lain yang ada didalam mangkuknya yakni ice serut bo’. Saya belum bisa kasih perbandingan dengan sajian di tempat makan dessert yang lain sih karena belum pernah, tapi menurut saya ice serut ini cukup berperan buat meredakan manisnya ice cream yang ada di dessert tsb (maksudnya jadi pas manisnya, pas kayak saya gitu. Caelah) hahaha. Tapi serius! Enaknya nagih ❤

Buat yang belum pernah, bisa cobain deh. Enak kok! saya berniat pengen ngajak si mas buat mampir sana lagi deh kapan-kapan. Abis enak sih dessertnya hehehe. Lumayan kan, kalo lagi gak pengen makan yang berat-berat atau mihil ya mampir aja ke tempat makan dessert kayak sumoboo ini :p

Yang pengen tau tentang sumoboo bisa intip facebooknya langsung ya, friends! 😉 ini link nya : Sumoboo

Setelah selesai dari GI saya melanjutkan perjalanan ke rumah Mbak Rika untuk mengambil baju jahit seragam nikahan teman gengs saya sekaligus naroh baju jahit lagi buat nikahan temannya si mas. *jahit baju seragam mulu, kapan ngasih seragam?* #eeaaa. Udah ah, nanti dibilang kode mulu. Hehe. 😀 😀 😀

Advertisements

2 thoughts on “Review Sumoboo: bermula dari kegiatan di hari minggu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s